Monday, January 23, 2023

ARTI MIMPI

 

OM Suasti Astu.

Hari ini saya akan menjawab apakah arti mimpi itu? Arti mimpi sering kali dipertanyakan oleh kebanyakan orang,kadang mereka gelisah bila belum tahu artinya tetapi beberaa orang juga menganggapnya sebagai bunga tidur.Di bawah ini adalah beberapa tafsiran tentang mimpi. https://kelana901.blogspot.co.id/

Mimpi Digigit ular

Jika anda belum menikah dan mimpi digigit ular, artinya: akan segera mendapat pasangan / jodoh.

Jika anda sudah menikah dan mimpi digigit ular, artinya:t akan memperoleh kemakmuran hidup.

Mimpi melihat ular, artinya: Akan disukai orang banyak.

Mimpi melihat ular kecil yang tiba-tiba berubah menjadi naga, artinya: akan ada orang besar menolong anda.

Mimpi melihat ular berwarna, artinya: kan memperoleh kebahagiaan

 

Itu arti mimpi yang paling banyak ditanyakan oleh kita. berikut arti arti mimpi yang berhasil kita rangkum:

Mimpi giginya tanggal sendiri (bagian yang atas) : Akan berduka cita, karena orang tua ditimpa kemalangan.

Mimpi gigi bagian bawah tanggal : Akan berduka cita, karena anak atau istrinya meninggal dunia.

Mimpi mencabut gigi seseorang : Akan memanfaatkan kesusahan seseorang.

Mimpi melihat deretan gigi yang indah pada mulut sesearang : Akan terjadi suatu persahabatan yang menarik terhadap lawan jenis anda.

Mimpi memiliki deretan gigi yang indah : Akan muncul keuntungan di masa depan.

Mimpi melihat gigi seseorang yang goyah : Akan terjadi kerugian keuangan.

Mimpi melihat gigi palsu pada seseorang : Waspadalah pada incaran orang yang akan menipu anda.

Mimpi memiliki gigi palsu : Tampaknya akan memperoleh keuntungan, tetapi sebenarnya anda akan rugi.

Mimpi berjualan di pasar : Pertanda jelek, karena kita akan mengalami kesulitan dalam mencari pekerjaan.

Mimpi berjalan melalui banyak duri : Akan mengalami suatu kegagalan terhadap apa yang selama ini kita inginkan.

Mimpi berjalan dijembatan berbatu : Akan mendapatkan keselamatan.

Mimpi berjalan sangat jauh : Akan mendapatkan umur panjang.

Mimpi berjalan dijalan yang memiliki dua arah : Akan mengalami kerugian.

Mimpi bertengkar dengan atasan : Akan mendapat sanjungan dari Bos.

Mimpi melihat suami istri bertengkar : Akan mengalami penurunan dalam kesehatan.

Mimpi melerai orang yang sedang bertengkar : Akan dimintai pendapat oleh orang untuk memecahkan suatu persoalan.

Mimpi melihat bulan purnama : Akan mendapat keuntungan yang besar sekali.

Mimpi melihat rembulan jatuh : Akan mengalami kesusahan.

Mimpi melihat bintang menyinari kita : Akan naik pangkat.

Mimpi melihat bintang jatuh : Akan mendapat berkah dari Tuhan.

Mimpi melihat bintang kemukus jatuh dirumah kita : Akan mendapat kebahagiaan.

Mimpi ada buaya masuk rumah : Akan mendapat keuntungan.

Mimpi melihat buaya : Ada orang yang diam-diam akan mencelakakan kita.

Mimpi melihat buaya masuk ke kali : Akan memperoleh kesuksesan.

Mimpi membagi-bagikan bunga pada teman : Akan berpisah dengan teman.

Mimpi melihat bermacam-macam bunga : Akan merasakan kebahagiaan.

Mimpi bercinta dengan kekasih : Cinta yang kita bina akan tumbuh subur.

Mimpi baru memulai bercinta : Akan mengalami percekcokan dengan kekasih kita.

Mimpi gagal dalam bercinta ; Akan mampu membina cinta dengan baik.

Mimpi melihat ada darah diranjang : Akan mengalami kesusahan.

Mimpi melihat ada darah : Akan merasakan sesuatu yang sangat lezat.

Mimpi menolong orang yang terkena gempa : Akan mengalami keberuntungan dalam usaha.

Mimpi merasa ada gempa : Akan pindah dari tempat tugas semula.

Mimpi melihat gunung meletus : Akan mendapatkan kedudukan terhormat.

Mimpi menaiki gunung yang terjal sekali dan mencapai puncak : Akan mencapai kemajuan dalam usaha.

Mimpi bertemu guru : Akan mendapat karunia.

Mimpi tengah berguru : Akan memperoleh ilmu yang baik.

Mimpi dikejar-kejar hantu : Akan menemukan kesalahan sendiri.

Mimpi berbicara dengan hantu : Akan berhasil dalam mencapai sesuatu.

Mimpi diadili oleh hakim : Akan terhindar dari fitnah.

Mimpi menjadi hakim : Akan memperoleh kedudukan yang tinggi.

Mimpi melihat hidangan yang beraneka macam : Akan mencapai kebahagiaan dalam hidup.

Mimpi sedang menikmati hidangan : Akan mendapatkan rejeki.

Mimpi melihat hujan dari jauh : Akan menemukan kesusahan.

Mimpi melihat ada orang kehujanan : Akan mendapat kesusahan.

Mimpi kehujanan disertai angin ribut : Akan mendapatkan sesuatu yang melezatkan.

Mimpi melihat hujan buah-buahan : Akan menjadi pemimpin dari orang yang berbuat jahat.

Mimpi melihat hujan salju : Ada musuh yang datang namun ia akan mengalami kebinasaan. Mimpi melihat hujan yang sangat lebat : Akan sakit.

Mimpi melihat hujan yang berhentinya lama sekali : Akan sakit yang sembuhnya lama sekali.

Mimpi berada disekitar istana : Akan segera berjumpa dengan orang terhormat.

Mimpi berada di dalam istana : Akan mendapat kesenangan dan kebahagiaan.

Mimpi berpesan kepada ibu : Akan mendapat derajat yang tinggi.

Mimpi melihat ibu : Akan mendapat kebahagiaan.

Mimpi membuat sebuah jembatan : Akan tercapai dalam mengejar cita-cita.

Mimpi melalui jembatan : Pertanda derajat kita akan naik.

Mimpi menaiki perahu dan melalui jembatan : Akan melakukan sesuatu dengan hasil yang memuaskan.

Mimpi turun ke jurang : Akan kekurangan rejeki dan tidak akan naik pangkat.

Mimpi menggali jurang : Akan mendapat masalah. Oleh sebab itu kita harus hati-hati berbicara dengan orang lain.

Mimpi menaiki jurang : Akan segera naik pangkat.

Mimpi meninggalkan sebuah kapal : Akan mengalami bahaya.

Mimpi melihat ada kapal berlayar : Akan segera mendapatkan pekerjaan.

Mimpi melihat ada orang naik kapal : Akan mendapat keberuntungan.

Mimpi berada dalam sebuah kapal : Akan berhasil dalam membina bahtera rumah tangga.

Mimpi membeli sebuah kapal : Usaha yang kita tekuni akan berkembang dengan pesat.

Mimpi melihat kancing terjatuh : Akan mengalami rintangan. Maka harus berhati-hati dalam melakukan atau memutuskan sesuatu.

Mimpi memsang kancing baju : Pertanda kita harus memperbaiki kesalahan.

Mimpi merasa kehilangan kancing : Akan mendapat teguran dari apa yang kita kerjakan.

Mimpi merasa berduaan dengan suami/istri : Akan berhasil dalam melakukan sesuatu.

Mimpi dikamar kita banyak orang : Pertanda kita harus sabar karena akan ada banyak orang yang akan mengejek kita.

Mimpi berada didalam kamar mewah : Akan mendapat sesuatu yang diinginkan.

Mimpi berduaan didalam kamar : Akan mendapatkan hal-hal kecil tapi bermasalah.

Mimpi diberi kalung oleh seseorang : Akan mendapat keuntungan.

Mimpi membeli kalung di toko : Akan menjadi orang yang berbudi luhur. Mimpi menemukan kalung dijalan : Akan dicelakai oleh orang lain.

 Nah begitulah ulasan beberapa tafsiran dari arti  mimpi.Om SHANTI



Saturday, January 29, 2022

Penjelasan tentang sanggah atau merajan

 Om swastiastu, semeton sami ring dumay.. 


Tyang share akidik tentang bentuk lan jumlah pelinggih ring pemerajan..,suksma


Sanggah Pamerajan berasal dari kata: Sanggah, artinya Sanggar= tempat suci; Pamerajan berasal dari Praja= keluarga. Jadi Sanggah Pamerajan artinya = tempat suci bagi suatu keluarga tertentu. Untuk singkatnya orang menyebut secara pendek : Sanggah, atau Merajan. Tidak berarti bahwa Sanggah untuk orang Jaba, sedangkan Merajan untuk Triwangsa. Yang satu ini kekeliruan di masyarakat sejak lama, perlu diluruskan.

Menurut bentuknya Sanggah Pamerajan, ada tiga versi :

a Yang dibangun mengikuti konsep Mpu Kuturan Trimurti maka pelinggih yang letaknya di ‘hulu’ (kaja-kangin) adalah pelinggih Kemulan (Rong Tiga, Dua, Satu), tidak mempunyai pelinggih Padmasana/ Padmasari.

b Yang dibangun mengikuti konsep Danghyang Nirarta Tripurusha maka pelinggih yang letaknya di ‘hulu’ (kaja-kangin) adalah pelinggih Padmasana/ Padmasari, sedangkan pelinggih Kemulan tidak berada di Utama Mandala

c Kombinasi keduanya   biasanya dibangun setelah abad ke-14, maka pelinggih Padmasana/ Padmasari tetap di ‘hulu’, namun di sebelahnya ada pelinggih Kemulan

Trimurti, adalah keyakinan stana Sanghyang Widhi sesuai dengan Ang – Ung – Mang (AUM = OM) atau Brahma, Wisnu, Siwa, adalah kedudukan Sanghyang Widhi dalam posisi horizontal, dimana Brahma di arah Daksina, Wisnu di Uttara, dan Siwa di Madya.


Tripurusha, adalah keyakinan stana Sanghyang Widhi sesuai dengan Siwa – Sada Siwa – Parama Siwa, adalah kedudukan Sanghyang Widhi dalam posisi vertikal, dimana Parama Siwa yang tertinggi kemudian karena terpengaruh Maya menjadilah Sada Siwa, dan Siwa.


Yang mana yang baik/ tepat ?


1. Menurut keyakinan anda masing-masing.

2. Namun ada acuan, bahwa konsep Mpu Kuturan disebarkan di Bali pada abad ke-11. Konsep Danghyang Nirarta dikembangkan di Bali sejak abad ke-14, berdasarkan wahyu yang diterima beliau di Purancak/ Jembrana.

3. Jadi menurut pendapat saya, memakai kedua konsep, atau kombinasi a dan b adalah yang tepat karena kita menghormati kedua-duanya, dan kedua-duanya itu benar, mengingat Sanghyang Widhi ada di mana-mana, baik dalam kedudukan horizontal maupun dalam kedudukan vertikal.


Namun demikian tidaklah berarti Sanggah Pamerajan yang sudah kita warisi berabad-abad lalu dibongkar, karena dalam setiap upacara, toh para Sulinggih sudah ‘ngastiti’ Bhatara Siwa Raditya (Tripurusha) dan juga Bhatara Hyang Guru (Trimurti)


1. Sanggah Pamerajan dibedakan menjadi 3 :

a. Sanggah Pamerajan Alit (milik satu keluarga kecil)

b. Sanggah Pamerajan Dadia (milik satu soroh terdiri dari beberapa ‘purus’ (garis keturunan)

c. Sanggah Pamerajan Panti (milik satu soroh terdiri dari beberapa Dadia dari lokasi Desa yang sama),


2. Pelinggih di Sanggah Pamerajan (SP) :

a Sanggah Pamerajan Alit 

Padmasari

Kemulan Rong Tiga

Taksu

b Sanggah Pamerajan Dadia 

Padmasana

Kemulan Rong Tiga

Limas Cari

Limas Catu

Manjangan Saluang

Pangrurah

Saptapetala

Taksu

Raja Dewata

c Sanggah Pamerajan Panti Sanggah Pamerajan Dadia ditambah dengan Meru atau Gedong palinggih Bhatara Kawitan

Palinggih-palinggih lainnya yang tidak teridentifikasi seperti tersebut di atas, disebut ‘pelinggih wewidian’ yaitu pelinggih yang berhubungan dengan sejarah hidup leluhur di masa lampau, misalnya mendapat paica, atau kejumput oleh Ida Bhatara di Pura lain, misalnya dari Pura Pulaki, Penataran Ped, Bukit Sinunggal, dll, maka dibuatkanlah pelinggih khusus berbentuk limas atau sekepat sari.


Pada beberapa Sanggah Pamerajan sering dijumpai pelinggih wewidian ini jumlahnya puluhan, berjejer. Namun disayangkan karena leluhur kita di masa lampau terkadang lupa menuliskan riwayat hidup beliau, sehingga keturunannya sekarang banyak yang tidak tahu, pelinggih apa saja yang ada di Sanggah Pamerajannya.


Pelinggih-pelinggih umum yang terdapat di Sanggah Pamerajan adalah stana dalam niyasa Sanghyang Widhi dan roh leluhur yang dipuja :


1 Padmasana/ Padmasari Sanghyang Tri Purusha, Sanghyang Widhi dalam manifestasi sebagai Siwa – Sada Siwa – Parama Siwa.

2 Kemulan rong tiga Sanghyang Trimurti, Sanghyang Widhi dalam manifestasi sebagai Brahma – Wisnu – Siwa atau disingkat Bhatara Hyang Guru. Ada juga kemulan rong 1 (Sanghyang Tunggal), rong 2 (Ardanareswari), rong 4 (Catur Dewata), rong 5 (Panca Dewata)

3 Sapta Petala Sanghyang Widhi dalam manifestasi sebagai pertiwi dengan tujuh lapis : patala, witala, nitala, sutala, tatala, ratala, satala. Sapta petala juga berisi patung naga sebagai symbol naga Basuki, pemberi kemakmuran.

4 Taksu Sanghyang Widhi dalam manifestasi sebagai Bhatari Saraswati (sakti Brahma) penganugrah pengetahuan.

5 Limascari dan limascatu Sanghyang Widhi dalam manifestasi sebagai ardanareswari : pradana – purusha, rwa bhineda.

6 Pangrurah Sanghyang Widhi sebagai manifestasi Bhatara Kala, pengatur kehidupan dan waktu.

7 Manjangan Saluwang pelinggih sebagai penyungsungan Mpu Kuturan, mengingat jasa-jasa beliau yang mengajegkan Hindu di Bali.

8 Raja-Dewata pelinggih roh para leluhur (dibawah Bhatara Kawitan)... Salam dari khi joko Larex

Thursday, May 6, 2021

Cara Belajar ilmu HIPNOTIS atau Gendam menurut RONTALKUNO

 Om SuastiAstu.Semoga semua dalam keadaan bahagia.Berbicara mengenai ilmu gendam,ini memang benar adanya,walaupun dunia sudah begitu canggih .Kali ini Admin akan menguraikan tentang tata cara belajar ilmu gendam. 

Ilmu gendam sangat bagus di pelajari,ini gunanya hanya bukan di dunia pengobatan tapi bisa juga menghalau binatang buas agar jinak,baik itu ular anjing dan lain lain.Penasarannya admin akan ilmu gendam tatkala di puluhan tahun yang lalu ada seseorang yang bertamu ke rumah admin.Saya mempunyai peliharaan anjing yang sangat galak,ketika tamu saya memasuki rumah si anjing menggonggong dengan buasnya hingga mau menggigit.Apa yang terjadi?saya perhatikan tamu saya menarik napas serta meludahi anjing,seketika itu pula anjing saya merunduk dan langsung rebahan seakan jinak sekali diiringi dengan suara kuing kuing manja sambil menggerakan ekornya.Kejinakan anjing terus berlangsung hingga tamu meminta pamit untuk pulang dan ketika tamu hilang,di sini anjing pun mulai menggonggong dengan keras.Di sinilah awal penasaran admin akan ilmu gendam.hingga tahun tahun berganti kebetulan admin menjadi tukang salin lontar, di sinilah admin temukan berbagai macam proses ilmu ilmu leluhur kuno dari dasar hingga manuse sakti luih.Manuse sakti luih inilah tingkat terakhir dari segala ilmu.Sang pelaku akan dengan mudah keluar masuk dunia alam lain.[ Yan sire wus puput ring tattwa manuse sakti luih,wenang sire manjing metu suarge loke]
Oh ya.walaupun admin punya salinan berbagai macam ilmu ilmu hindu bukan berarti admin ahli dalam spiritual,kebetulan admin tidak begitu senang mendalaminya hanya sebatas hobi mengumpulkannya agar ada tambahan ilmu pengetahuan di dunia ini.

   PERINGATAN! kita umat Hindu sangat kental akan kepercayaan KarmaPhala jadi jangan pernah menggunakan ilmu ini untuk kejahatan.

 Proses belajar ; mepiuning di sanggah kemulan dan Pure Dalem.Isinya memberi pengetahuan,meminta restu bahwa kita akan mengamalkan ajaran Beliau agar Beliau memberi kita anugrah hingga kita selamat dan sukses di semua proses pengamalan.

Perlu kita kita ketahui bahwa mengamalkan Tatwa tidak segampang membalikan telapak tangan.Kita harus bersih jasmani dan rohani,[Lahir kembali].Bagaimana kita harus lahir kembali?ini caranya adalah dengan berpuasa atau brata.Amalan apapun itu tanpa didasari brata yang kuat,akanlah sia sia.Tahap pertama untuk membiasakan diri berpuasa adalah dengan tidak mengomsumsi daging dan perasa,selama satu minggu,Cukup makan nasi putih dan air putih saja.setelah terbiasa barulah kita mengambil puasa 3 hari total,tanpa makan dan minum.Brata ini dilakukan di dalam kamar yang pentilasinya ditutup kain warna gelap agar cahaya tidak ada masuk ke kamar.Setelah kalian lulus di brata ini tubuh kalian akan sangat lemas.Nah sangat dianjurkan di sini agar memakan bubur nasi yang sangat lembut atau bila perlu disaring dan diambil airnya saja,setelah beberapa hari hingga badan fit dan bertenaga kembali,barulah di sini kita mulai mengamalkan ilmu ini. Nah inilah proses amalan ilmu gendam itu menurut Hindu.

Pemungkem atau ilmu gendam itu adanya di tenggorokan.Pahami bahwa di dalam leher ada urat nasi dan urat angkihan,urat nasi menuju lambung dan urat angkihan menuju paru paru.Urat nasi aksaranya ANG dan urat angkihan aksaranya AH.Satukan kedua urat itu sambil menarik napas disertai mantra DURSET dan ketika terasa panas bawa api itu ke tangan,mata atau ludah dan lepaskan kepada obyek yang mau kita gendam.Ingat... ketika proses gendam,bayangkan si obyek di tengah samudra dan kita sentuh dengan api gendam serta membisikan sesuatu tentang keinginan kita, dan waktu sadarnya pun sesuai kehendak kita.

Mengembalikan gendam atau menyudahinya,tarik napas dalam dalam, tutup semua lubang yang ada di tubuh dengan menarik urat2nya secara serentak dan hasilnya akan keluar suara ueeeeng dalam hati/perasaan lalu kembalikan urat nasi dan urat angin ke seperti semula sambil mengucapkan mantra ANG PANG di dalam hati.

nah itulah proses ilmu gendam menurut rontal rontal yang pernah admin salin.Semoga menambah wawasan tentang tatwa tatwa kuno.Om SHANTI

 https://nuriasatv.blogspot.com/

Thursday, November 16, 2017

18 JENIS KANDAPAT

        JENIS KANDA PAT
Kadang kadang satu Kanda Pat memiliki beberapa nama yang berbeda namun isinya sama. Kanda Pat ini berisikan berbagai teori tentang kehidupan manusia dari awal kehidupan sampai akhir kehidupan serta berbagai kekuatan yang di berkahi Dewa untuk melindungi diri dari berbagai gangguan.

Ke 18 (delapan belas yogi ini di diksa atau di inisiasi oleh Betari Durga) , sementara untuk menghindari hal hal yang tidak di inginkan seperti misalnya menyalah gunakan ajaran Kanda Pat yang telah diturunkan oleh Betari Durga, akhirnya Betara Siwa segera memberikan Panugrahan kepada 3 orang Yogi lainnya yaitu :
1.      Ki Bagus,
2.      Ki Meranggi,
3.      Ki Bantiran.
adapun ke 18 Kanda Pat tersebut adalah :
1.      Kanda Pat Madu Kama :
# Meditasi Kanda Pat Madu Kama,
# Meditasi Kanda Pat Panunggalan Semara,
#  Meditasi Kanda Pemutus Semara,
2.      Kanda Pat Bhuta :
#  Meditasi Kanda Pat Somyaning Butha,
#  Meditas Kanda Pat Penundung Butha,
# Meditasi Kanda Pat Pemrelina Butha,
3.      Kanda Pat Rare :
#  Meditasi Kanda Pat Pengancing Garba,
#  Meditasi Kanda Pat Pemungkah Lawang,
#  Meditasi Kanda Pat Pengempon Rare,
4.      Kanda Pat Sari :
#  Meditasi Sarining Merta,
#  Meditasi Sarining Ucap,
#  Meditasi Sarining Raksa,
5.      Kanda Pat Nyama :
#  Meditasi Kanda Pat Catur Sanak Raksa Kemit,
#  Meditasi Kanda Pat Catur Sanak Merta Bhuana,
#  Meditasi Catur Sanak Urip Waras,
6.      Kanda Pat Manusa Prakerti :
#  Meditasi Pengampak Sabda Pawetuan Manusia Prakerti,
#  Meditasi Penebasan Oton Manusa Prakerti,
#  Meditasi Penyampet Sorong Manusa Prakerti,
7.      Kanda Pat Madu Muka :
# Meditasi Tri Maya Sakti Murti,
#  Meditasi Panca Ratna Wijaya Murti,
#  Meditasi Dasa Surya Sumedang Murthi,
8.      Kanda Pat Pengaradan :
#  Pengaradan Bhuta,
#  Pengaradan Manusa,
#  Pengaradan Dewa,
9.      Kanda Pat Krakah :
#  Meditasi Jnana Siddhi, 
#  Meditasi Pustaka Jati,
#  Meditasi Jarwa Dirga Utama,
10.  Kanda Pat Presanak,
#  Meditasi Manusa Cenik Sakti Utama,
#  Meditasi Manusa Sakti Sidhi Mandi,
#  Meditasi Manusa Sakti Dharma Wisesa,
11.  Kanda Pat Pemurtian,
#  Meditasi Kluwung Geni
#  Meditasi Kluwung Toya
#  Meditasi Kluwung Angin
#  Meditasi Kluwung Gunung
#  Meditasi Kluwung Suwung
#  Meditasi Kluwung Bhuana Akasa
12.  Kanda Pat Keputusan,
13.  Kanda Pat Pasuk Wetu,
14.  Kanda Pat Subiksa ,
15.  Kanda Pat Suksma,
16.  Kanda Pat Moksa,
17.  Kanda Pat Dewa,
18.  Kanda Pat Tanpa Sastra.


Wednesday, November 15, 2017

URAIAN LONTAR KANDA PAT



Om Suasti Astu
Uraian Lontar Kanda Pat - Catur Sanak mantra

Suksman sang hyang panca mahabuta
  1. Ih anggapati : wetu sakeng papusuh terus ke netra malinggih mareng purwa
  2. Ih prajapati : wetu sakeng hati terus ke karna malinggih mareng daksina
  3. Ih banaspati : wetu sakeng ungsilan terus ke hirung malinggih mareng pascima
  4. Ih banaspatiraja : wetu sakeng ampru terus ke cangkemmalinggih mareng uttara
  5. Ih butadengen : wetu sakeng bungkahing hati terus ke siwadwara malinggih mareng madya

Mapinunas ring catur sanak
Ih, Ah, Eh, Uh, sang catur sanak, anggapati, prajapati, banaspati, banaspatiraja, butadengen,
Aja sira lali asanak lawan ingsun,
Apan ingsun tan lali astiti bakti ring sira,
Paweha ingsun waranugraha,
Asing wenten pinunas ingsun mangda kasidan,
Ingsun nunas ……

Wus ngawetuang elingakena pamulihaniya, iki pamulihaniya, yen tan samangkana ngelayung raganta, apan sang hyang urip kari ring jaba.
  1. Ih anggapati : manjing maring netra malinggih mareng papusuh, jumenek sira malinggih, raksa ragan ingsun.
  2. Ih prajapati : manjing maring karna malinggih mareng hati, jumenek sira malinggih, raksa ragan ingsun.
  3. Ih banaspati : manjing maring hirung malinggih mareng ungsilan, jumenek sira malinggih, raksa ragan ingsun.
  4. Ih banaspatiraja : manjing maring cangkem malinggih mareng ampru, jumenek sira malinggih, raksa ragan ingsun.
  5. Ih butadengen : manjing maring siwadwara malinggih mareng bungkahing hati, jumenek sira malinggih, raksa ragan ingsun.

Ih, Ah, Eh, Uh, sang catur sanak, raksanen ingsun, kemit rahina wengi,
atangi muwang aturu,
yan hana sarwa hala tunimba ring awak sariran ingsun tulakang,
wangsulakena den adoh,
ong ang ung mang, surup surup surup.



Yogan sanak panca mahabuta sane ngeranjing ring yoga mandara

  1. Ih butadengen : wetu sakeng bungkahing hati terus ke siwadwara manjing mareng netra malinggih mareng papusuh.
  2. Ih prajapati : wetu sakeng hati terus ke karna manjing mareng cangkem malinggih mareng ampru.
  3. Ih banaspati : wetu sakeng ungsilan terus ke hirung manjing mareng cangkem malinggih mareng ampru.
  4. Ih banaspatiraja : wetu sakeng ampru terus ke cangkem manjing mareng netra malinggih mareng papusuh.

“ wetu geni sabuana angebeking buana sariranta”



suksman sanak manusa
  1. i ratu ngurah tangkeb langit : wetu sakeng toya terus ke kulit malinggih mareng purwa
  2. i ratu ngurah wayan teba : wetu sakeng rah terus ke daging malinggih mareng daksina
  3. I ratu ngurah made jelawung : wetu sakeng ari-ari terus ke bulu malinggih mareng pascima
  4. I ratu ngurah nyoman  Sakti Pengadangan : wetu sakeng urat terus ke balung malinggih mareng sakti pangadangan uttara
  5. I ratu ngurah ketut petung : wetu sakeng madyaning hati terus ke siwadwara malinggih mareng madya.

Mapinunas ring sanak manusa
i ratu ngurah tangkeb langit, i ratu ngurah wayan teba,  I ratu ngurah made jelawung, I ratu ngurah nyoman  Sakti Pengadangan, I ratu ngurah ketut petung
Aja sira lali asanak lawan hulun,
Apan hulun tan lali astiti bakti ring sira,
Paweha ingsun waranugraha,
Asing wenten pinunas hulun mangda kasidan,
Hulun nunas ……………………………………….

Wus ngawetuang elingakena pamulihaniya, iki pemasukanniya, yen tan samangkana ngelayung raganta, apan sang hyang urip kari ring jaba.

  • i ratu ngurah tangkeb langit : manjing maring kulit malinggih mareng toya, jumenek sira malinggih, raksa ragan ingsun.
  • i ratu ngurah wayan teba : manjing maring daging malinggih mareng rah, jumenek sira malinggih, raksa ragan ingsun.
  • I ratu ngurah made jelawung : manjing maring bulu malinggih mareng ari-ari, jumenek sira malinggih, raksa ragan ingsun.
  • I ratu ngurah nyoman sakti pengadangan: manjing maring balung malinggih mareng urat, jumenek sira malinggih, raksa ragan ingsun.
  • I ratu ngurah ketut petung : manjing maring siwadwara malinggih mareng madyaning hati, jumenek sira malinggih, raksa ragan ingsun.
  • ong sang bang tang ang ing nang mang sing wang yang, ang ah, surup surup surup, ong nama siwaya”
  • I ratu ngurah ketut petung : wetu sakeng sumsum terus ke siwadwara manjing mareng kulit malinggih mareng toya
  • I ratu ngurah made jelawung : wetu sakeng ari-ari terus ke bulu manjing mareng walung malinggih mareng urat
  • I ratu ngurah nyoman sakti pengadangan: wetu sakeng urat terus ke walung manjing mareng kulit malinggih mareng toyah
  • i ratu ngurah wayan teba : wetu sakeng rah terus ke daging manjing mareng walung malinggih mareng urat


SUKSMAN SANG HYANG PANCA DEWATA
  1. Mang sang hyang Iswara : wetu sakeng papusuh terus ke netra malinggih mareng purwa
  2. Ang sang hyang Brahma : wetu sakeng hati terus ke karna malinggih mareng daksina
  3. Ong sang hyang Mahadewa : wetu sakeng ungsilan terus ke hirung malinggih mareng pascima
  4. Ung sang hyang Wisnu : wetu sakeng ampru terus ke cangkem malinggih mareng uttara
  5. Yang sang hyang Siwa : wetu sakeng bungkahing hati terus ke siwadwara malinggih mareng madya

MAPINUNAS RING SANAK PANCA DEWATA

om Mang Ang Ong Ung Yang, sang hyang Iswara, sang hyang Brahma, sang hyang Mahadewa, sang hyang Wisnu, sang hyang Siwa,
Tabe tabe pang tan keneng raja panulah’
Aja sira Paduka Betara lali asanak ring manusanira pakulun ,
Apan manusanira pakulun tan lali astiti bakti ring Paduka betara,
Paweha manusanira asung kerta waranugraha,
Asing wenten pinunas manusanira pakulun mangda kasidan,
Manusanira pakulun nunas…………………………….

Wus ngamijilang helingakena pamulihaniya, yen tan samangkana ngelayung raganta, apan sang hyang urip kari ring jaba. iki pamasukanniya
  • Mang sang hyang Iswara : manjing maring netra maliga mareng papusuh, jumenek sira malingga mareng sarira hening.
  • Ang sang hyang Brahma : manjing maring karna maliga mareng hati, jumenek sira malingga mareng sarira hening
  • Ong sang hyang Mahadewa : manjing maring hirung maliga mareng ungsilan, jumenek sira malingga mareng sarira hening
  • Ung sang hyang Wisnu : manjing maring cangkem maliga mareng ampru, jumenek sira malingga mareng sarira hening
  • Yang sang hyang Siwa : manjing maring siwadwara maliga mareng tungtunging hati, jumenek sira malingga mareng sarira hening tan pateleteh.
  • “ ONG MANG ANG ONG UNG YANG,ANG UANG MANG,SURUP, SURUP,SURUP “

Sikut keris apakah cocok atau tidak untuk dikoleksi

 ,Om suastiastu semeton kolektor keris atau kadutan.Hari ini tiang ingin berbagi pengetahuan tentang layak atau tidaknya sebuah keris yg kit...